Langsung ke konten

Keranjang

Keranjang Anda kosong

Obukucha 2026 Special Blend (Teh Tahun Baru)

Harga diskonRp 233.000,00
送料の計算

"OBUKUCHA 2026 Special Blend"


Teh pembawa keberuntungan yang diminum pada Tahun Baru, untuk merayakan datangnya tahun baru dan memohon kesehatan. Asal-usulnya konon dari zaman Heian (794–1185), ketika wabah melanda ibu kota dan biksu Kuya (Kuya Shonin) menyebarkan teh ini untuk meredakannya. Setelah Kaisar mulai meminumnya pada hari pertama Tahun Baru, namanya diganti menjadi "obukucha" yang ditulis dengan aksara bermakna "teh yang diminum raja". Kemudian teh ini menyebar ke masyarakat luas sebagai "obukucha" dengan aksara bermakna "keberuntungan besar", untuk merayakan tahun baru.

Dengan harapan agar tahun ini penuh warna dan berlimpah, YUGEN menyiapkan 2026 Special Blend, perpaduan khusus antara sencha kabuse dan sencha yang biasanya kami sajikan sebagai single origin.


Seperti biasa, tahun ini pun rasa sepat, umami (rasa gurih yang lembut), dan aromanya seimbang. Kami meraciknya agar bisa dinikmati dalam suasana apa pun: bersama hidangan Tahun Baru, diminum begitu saja untuk menikmati aroma dan rasanya, atau dengan menambahkan simpul rumput laut kombu atau sebutir buah ume (umeboshi).

Dengan tulus kami mendoakan kesehatan dan masa depan yang cerah bagi Anda semua.


Teh dari Wazuka, Kyoto: Sejarah 800 Tahun dan Kabut Pagi


Kota Wazuka terletak di bagian selatan Prefektur Kyoto. Tradisi pembuatan teh telah diwariskan di sini selama 800 tahun, dan daerah ini dinilai sangat tinggi dalam rasa, aroma, maupun bentuk daun (daun teh yang tergulung rapi dan lurus seperti jarum).

Wazuka adalah cekungan yang dikelilingi pegunungan, dengan perbedaan suhu siang dan malam yang besar, dan kebun tehnya sering diselimuti kabut pagi yang tebal. Kabut ini bukan hanya membuat pemandangan indah. Bagi daun teh, kabut ini seperti "payung alami".

Asam amino, sumber umami dan rasa manis teh, mudah berubah menjadi zat yang memberi rasa sepat dan pahit jika terlalu banyak terkena sinar matahari yang kuat. Namun di Wazuka, kabut pagi menyelimuti kebun teh dan melunakkan sinar matahari langsung, sehingga umami tetap terjaga di dalam daun. Perbedaan suhu yang lahir dari bentuk lahan, dan kabut pagi yang muncul karenanya: alam khas Wazuka inilah yang menumbuhkan secangkir teh yang lembut, kaya umami, dan tidak terlalu sepat.


【Cara Menyimpan Daun Teh】


• Simpan daun teh yang belum dibuka di tempat sejuk dan gelap, jauh dari sinar matahari langsung, suhu tinggi, dan kelembapan. Untuk penyimpanan lama, tutup rapat lalu bekukan, dan biarkan kembali ke suhu ruang sebelum dibuka agar mutunya terjaga.

• Setelah dibuka, pindahkan ke wadah yang kedap udara dan tidak tembus cahaya, simpan di tempat sejuk dan gelap, dan nikmati secepatnya (sebaiknya dalam satu bulan). Teh mudah menyerap bau, jadi hindari menyimpannya di dekat benda yang beraroma kuat.

Cara Menyeduh Teh yang Nikmat