Yukiko Tsuchiya
Setelah berguru kepada Takashi Nakazato, pada usia 23 tahun ia mendirikan tungku "Yukiko-gama" dan mulai berkarya secara mandiri. Dengan berulang kali meniru karya Karatsu kuno, ia menghargai tradisi sambil membangun gaya khasnya sendiri dalam Kuro Karatsu (Karatsu hitam), karya utamanya. Karyanya sederhana namun dalam. Saat terkena cahaya alami, muncul warna biru, perak, dan hijau yang indah, dan rona itu berbeda di setiap wadah. Keramik Karatsu dikenal sebagai "keramik untuk dipakai": menonjolkan masakan dan menyatu dengan keseharian. Keseimbangan antara kemudahan pakai sesuai kegunaan dan rautnya yang anggun sangat memikat.
| Riwayat | |
|---|---|
| 1972 | Lahir di Kyoto |
| 1971 | Lahir di Karatsu, Prefektur Saga |
| 1992 | Lulus dari Jurusan Desain Kriya, Kyushu Zokei Junior College |
| 1994 | Menjelajahi situs tungku Karatsu kuno (Ko-Karatsu); mulai berkarya dengan dasar Karatsu kuno |
| 1998 | Berguru kepada Takashi Nakazato |
| 2002 | Mendirikan tungku "Yukiko-gama" |
Yukiko Tsuchiya
Setelah berguru kepada Takashi Nakazato, pada usia 23 tahun ia mendirikan tungku "Yukiko-gama" dan membangun gaya khasnya sendiri dalam Kuro Karatsu (Karatsu hitam). Karyanya sederhana dan dalam; saat terkena cahaya alami, muncul warna biru, perak, dan hijau yang indah. Keseimbangan antara kemudahan pakai sesuai kegunaan dan rautnya yang anggun sangat memikat.
| Riwayat | |
|---|---|
| 1972 | Lahir di Kyoto |
| 1971 | Lahir di Karatsu, Prefektur Saga |
| 1992 | Lulus dari Jurusan Desain Kriya, Kyushu Zokei Junior College |
| 1994 | Menjelajahi situs tungku Karatsu kuno (Ko-Karatsu); mulai berkarya dengan dasar Karatsu kuno |
| 1998 | Berguru kepada Takashi Nakazato |
| 2002 | Mendirikan tungku "Yukiko-gama" |





















