Nobuhiko Oyama
Perkenalannya dengan keramik di bangku kuliah membawanya belajar di Institut Penelitian Keramik Kota Tokoname, lalu pada 1996 ia mendirikan studio di Tokoname (daerah penghasil keramik). Ia memakai tanah liat mentah yang digalinya sendiri; di balik rona lembut kohiki (lapisan tanah liat putih di atas tanah liat gelap), terasa kekuatan dan kehangatan alami tanah. Kesederhanaan dan kedalaman yang lahir dari hidup berdampingan dengan alam membuat karyanya semakin menarik seiring pemakaian. Dengan filosofi mencerminkan diri apa adanya pada wadah, karyanya yang berubah seiring waktu disukai banyak orang dan membawa kehangatan ke dalam keseharian.
| Riwayat | |
|---|---|
| 1967 | Lahir di Prefektur Kumamoto |
| 1992 | Menyelesaikan program di Institut Penelitian Keramik Kota Tokoname |
| 1996 | Membangun tungku di Tokoname |
Nobuhiko Oyama
Belajar di Institut Penelitian Keramik Kota Tokoname, lalu pada 1996 mendirikan studio di Tokoname (daerah penghasil keramik). Ia memakai tanah liat mentah yang digalinya sendiri; di balik rona lembut kohiki, terasa kekuatan alami tanah. Wadahnya bersahaja dan dalam, semakin menarik seiring pemakaian, dan disukai banyak orang.
| Riwayat | |
|---|---|
| 1967 | Lahir di Prefektur Kumamoto |
| 1992 | Menyelesaikan program di Institut Penelitian Keramik Kota Tokoname |
| 1996 | Membangun tungku di Tokoname |



















